Blogroll

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 16 Juli 2009

WASPADA :

Ribuan Botol Minuman Ringan Kadaluarsa ditemukan di Kota Bau-Bau

Minuman kadaluarsa rupanya masih ditemukan di wilayah kota Baubau. Buktinya, saat tim pemantau dan pengawasan bahan pokok yang dibentuk Walikota Baubau, Amirul Tamim melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah sub distributor, kemarin, tim yang terdiri dari Dinas Pertanian Kehutanan dan Kelautan (PKK), Dinas Kesehatan, Dinas perindustrian, perdagangan dan Koperasi (Perindagkop), Sat Pol PP dan unsur Muspida menemukan minuman kadaluarsa. Jumlahnya cukup fantastis yakni sekitar 6 ribu botol lebih.

Ribuan botol minuman kadaluarsa ini ditemukan di gudang milik PT Cinta Damai Insani Baubau. Menurut Feto Daud, Kadis Perindagkop juga ketua tim operasi, ribuan botol minuman kadaluarsa yang berhasil mereka amankan itu terdiri dari sprite 4380 botol, Fanta 2040 botol dan coca cola 413 kaleng. “Usai ditemukan semua barang buktinya langsung dikeluarkan dari gudang penampungan agar tidak diedarkan di pasaran,” kata Feto Daud, ketika di hubungi via ponselnya semalam.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penelusuran lebih lanjut mengapa ribuan botol minuman kadaluarsa itu tidak dimusnahkan setelah masa berlakunya habis. Termasuk melakukan konfirmasi kepada pihak distributornya apa alasan mereka hingga minuman kadaluarsa itu dibiarkan begitu saja menumpuk di gudang mereka. Sebab sesuai dengan pengalaman selama ini, 3 bulan sebelum batas expire, setiap makanan atau minuman akan ditarik oleh distributor. Olehnya itu, setelah barang buktinya dikeluarkan langkah yang dilakukan selanjutnya adalah menyita ribuan botol minuman kadaluarsa tersebut.

Feto Daud menambahkan, saat ini pihaknya hanya akan melakukan penyitaan terhadap ribuan botol minuman yang diduga tanggal expirenya dipalsukan. Pihaknya akan melakukan penelusuran terlebih dahulu, apakah ada kesengajaan dari pihak sub distributor atau sebaliknya. Pihaknya juga akan melakukan konfirmasi kepada distributornya terkait minuman yang belum ditarik itu. Pasalnya, berdasarkan pengalaman, 3 bulan sebelum batas expire, setiap makanan dan minuman akan ditarik oleh distributor.

Selain minuman kadaluarsa, hasil sidak kemarin juga menemukan puluhan botol bahan pengharum dan pewarna expire. Puluhan botol pengharum kadaluarsa ini ditemukan di pasar Wameo Kota Baubau. Bahan-bahan yang ditemukan itu pada umumnya digunakan untuk bahan pengharum dan pewarna kue. Diduga, bahan-bahan itu banyak mengalami expire karena peredarannya berlaku secara musiman.

Sementara itu, salah seorang tim yang dihubungi semalam mengatakan saat sidak di PT Cintai Damai Insani Baubau, selain ribuan botol minuman yang ditemukan, mereka juga menemukan stempel pembuat tanggal expire bersama bantalan stempel. Kuat dugaan stempel yang ditemukan itu telah digunakan untuk mengganti tanggal expire minuman. Salah satu indikatornya sejumlah tanggal expire yang tertera dibagian luar karton berbeda dengan tanggal expire yang tertera di botol dan kaleng minuman. Di karton tertera waktu expire sampai Maret 2008, sedangkan yang tertera di botol dan kaleng minuman yakni 25 Desember 2008.

Bahkan dari hasil sidak kemarin ditemukan sejumlah karton minuman yang tanggal expirenya telah dihilangkan dengan cara digosok. Bahkan tanggal expire itu dihilangkan kemudian diganti dengan tanggal expire yang baru. “Kami menduga sengaja dihilangkan. Sebab setiap makanan dan minuman dalam kemasan selalu ada label masa berlakunya. Tenggan waktunya pun sama antara yang tertera didalam botol maupun di karton,” kata tim ini.

Satpol Pol PP Sita Ribuan Botol Miras Tak Berlabel

Bila selama ini didapati Miras tak berlabel beredar dalam wilayah Kota Bau-Bau maka kemungkinan kecil itu sudah tidak terjadi lagi sekarang ini. Pasalnya, Satpol PP dibawah komando Hasan Ginca SE M Si mulai gencar melakukan operasi rutin terhadap Miras tanpa label setiap hari sebanyak 3 kali.

Bahkan, dalam operasi kemarin siang, Satpol PP Kota Bau-Bau dibawah pimpinan lapangan H Uddin berhasil menyita ribuan motol miras tak berlabel dari berbagai merk termaksud miras import di salah toko yang juga merupakan sub distributor Miras di Kota Bau-Bau.

Kepada Koran ini, Kasat Pol PP Kota Bau-Bau Hasan Ginca mengungkapkan, apa yang dilakukan oleh Satpol PP dalam melakukan operasi terhadap Miras tak berlabel semata-mata adalah untuk meneggakkan Perda Kota Bau-Bau.

Menurut Hasan Ginca, miras tak berlabel yang ditemukan di salah satu toko dalam wilayah Kota Bau-Bau tersebut langsung dibawah ke kantor Satpol PP Kota Bau-Bau untuk selanjutnya dilakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Pendapatan dan Perindag. Sehingga, minuman yang tak berlabel ini segera diberikan label oleh instansi terkait.

Pemilik toko Ingga Gozali saat ditemui kemarin sangat menyambut positif operasi rutin yang dilakukan Satpol PP Kota Bau-Bau sebagai bentuk koreksi terhadap pengusaha sehingga bisa langsung melakukan intropeksi diri.

Ingga mengakui, miras yang diperoleh dari Surabaya tersebut memang belum dipasangkan label atau stiker sebab sebagai seorang distributor pemasangan label dilakukan sesuai dengan permintaan di lapangan.”Bila permintaan berasal dari Kabupaten Buton maka dipasangkan label Kabupaten Buton dan bila permintaan dari Kota Bau-Bau maka label Kota Bau-Bau dipasang pada Miras tersebut,”ujarnya.

Sementara itu, ribuan botol miras yang telah disita yakni anggur, topi miring, chivaz, jack danial ternyata ada yang khusus dijual ke pulau hoga Kabupaten Wakatobi seperti minuman impor chivaz dan jack denial yang diperuntukkan bagi turis. Minuman import ini labelnya berbeda sebab di Kabupaten Wakatobi belum ada Perda tentang Miras. Kini ribuan botol Miras itu telah diamankan di kantor Satpol PP Kota Bau-Bau. (Lay-Kepres)

Senin, 13 Juli 2009

Siapkan Mental Anak di Hari Pertama Sekolah

Nurul Ulfah - detikHealth


img
(Foto: ehow)
Jakarta, Tak terasa si buah hati sudah tumbuh besar dan tiba waktunya untuk belajar di sekolah demi masa depannya. Padahal rasanya baru kemarin ia belajar merangkak dan berbicara.

Nah, Senin 13 Juli 2009 ini adalah hari pertama anak-anak di Indonesia memulai sekolah untuk tahun ajaran baru. Hal yang paling merepotkan tentu saja jika ini adalah hari pertamanya duduk di bangku sekolah misalnya anak masuk TK atau SD.

Perilaku anak menyambut hari pertamanya di sekolah memang berbeda-beda. Ada yang semangat dan girang, namun ada juga yang takut, rewel, malas atau malu. Sikap tersebut sangatlah wajar, terutama karena mereka dihadapkan dengan dunia baru yang masih asing bagi mereka.

Disinilah peran Anda sebagai orang tua diperlukan. Charles E. Schaefer, Ph.D. dari Pusat Pelayanan Psikologi Farleigh Dickinson University pun memberikan beberapa tips yang akan membantu Anda menyemangati si buah hati dalam melawan rasa khawatir dan cemasnya, seperti dikutip dari mykidsbookbee, Senin (13/7/2009).

1. Beri penjelasan tentang sekolah
Beberapa anak sering merasa cemas dan takut yang berlebihan menjelang hari pertamanya di sekolah. Sebenarnya mereka hanya butuh penjelasan dan pengertian. Ceritakanlah hal-hal yang akan dia temui di sekolah. Katakan padanya bahwa belajar itu menyenangkan, guru-gurunya baik, ruangan kelasnya nyaman, dan banyak teman baru yang akan ia dapatkan.

2. Ceritakan kegiatan seru di sekolah
Sekolah baru sama artinya dengan planet asing bagi anak-anak. Mereka hanya belum mencobanya, yang harus Anda lakukan adalah menceritakan dengan spesifik betapa serunya kegiatan di sekolah. Usahakan mengatakan kalimat semenarik mungkin, jangan katakan kalimat umum seperti "Kamu akan belajar dan banyak main di sekolah".

Jelaskanlah lebih rinci seperti, "Sekolah sangat seru dan menyenangkan. Semua anak akan masuk kelas, meletakkan tasnya di tempatnya masing-masing, lalu guru akan menjelaskan pelajaran seperti membaca, berhitung, bernyanyi dan kamu juga akan bermain bersama teman-teman".

3. Jangan katakan waktu padanya
Anak-anak belum bisa mengerti pentingnya belajar, yang mereka tahu hanyalah bermain. Ketika mulai masuk kelas, mereka pun menanyakan kapan dijemput atau kapan sekolah akan berakhir.

Untuk menjawabnya, sebaiknya hindari mengatakan waktu yang harus dia tempuh untuk belajar di kelas, seperti "Ibu akan menjemputmu 3 jam lagi", atau bahkan "Kamu akan berada di sini sebentar saja". Perkataan seperti itu cukup menakutkan bagi mereka.

Lebih baik katakan yang sebenarnya tanpa menyebutkan berapa lama waktunya di kelas, seperti "Kamu akan senang bersama teman-temanmu sampai-sampai tak terasa ibu datang untuk menjemputmu lagi".

4. Informasikan keberadaan Anda
Saat memasuki kelas dan berpisah dengan orang tua yang mengantar adalah saat yang sulit bagi anak-anak. Mereka sering cemas dan membayangkan dirinya dalam bahaya karena ayah-ibunya tak ada.

Sebagian anak lainnya justru mencemaskan keselamatan orangtuanya. Untuk itu orangtua perlu menjelaskan keberadaan dirinya setelah selesai mengantar anak. Beri dia informasi yang detail seperti, "Ayah akan pergi ke kantor setelah mengantarkanmu ke sekolah" atau "Ibu akan pergi ke pasar untuk belanja".

5. Berikan dorongan positif
Seorang anak yang ketakutan akan mengekspresikan ketakutannya dengan berbagai perilaku, seperti mengisap jempol, ngompol, merengek-rengek, cemberut, marah tanpa sebab, atau mungkin menarik diri dari lingkungan.

Menyikapi perilaku seperti itu, sebaiknya tahan emosi Anda. Jangan mengatakan, "Kamu tidak boleh ngompol lagi, gurumu dan teman-temanmu pasti tidak suka dengan kebiasanmu itu".

Yang ia butuhkan hanyalah dorongan positif dan kata-kata yang menenteramkan, seperti "Ibu tahu kalau kamu tidak akan mengisap jempolmu lagi, kamu kan sudah besar."

Nah, sudah siap kan mengantarnya sekolah?

Sabtu, 04 Juli 2009

Mutasi Jilid I Kabinet Amirulhak Dimulai

07/11/2008

Setelah hampir setahun memegang kendali pemerintahan di Kota Baubau akhirnya pasangan Walikota Baubau Drs MZ Amirul Tamim M Si dan wakilnya Drs H LM Halaka Manarfa atau biasa disapa Amirulhak mulai melakukan perombakan kabinet. Tidak tanggung-tanggung 155 pejabat eselon II dan III lingkup Pemkot Baubau dilantik di aula kantor Walikota Baubau palagimata, kemarin.

Diantara sekian banyak pejabat eselon II dan III lingkup Pemkot Baubau yang dilantik oleh Walikota Baubau MZ Amirul Tamim kemarin, selain yang sudah menduduki posisi terlebih dahulu di jajaran eselon II dan III terdapat muka-muka baru yang menduduki posisi di jajaran eselon II dan III.

Diantaranya untuk jajaran eselon II sebut saja mantan Kabag Hukum Kostantinus Bukide SH M Si dipromosi sebagai Asisten Adminitrasi Umum (Asisten III) mengantikan H Amry Amien yang memasuki masa pensiun, mantan Kabag Sarana dan Prasarana Pembangunan La Ode ZamZam SE M Si dipromosi sebagai Kadis tata kota dan bangunan, Kabag Keuangan Zakir SE M.Si dipromosi menduduki jabatan Kadispenda, Ir Bahara P mantan Kabid pertanian Dinas PKK dipromosi sebagai Kadis Pertanian dan Kehutanan, mantan Camat Wolio diporsir menjadi Kepala BKKBN Kota Bau-Bau, dan Kepala Kantor Infokom Drs Sadarman, M.Si ‘naik kelas’ menjadi kepala Bandan Informatika Kota Bau-Bau.

Sayangnya, posisi Sekda yang selama ini di plt-kan kepada Drs. LM Arsyad Hibali belum juga di defenitifkan, sehingga posisi ‘Plt’ masih tetap dirangkap Arsyad dalam posisinya sebagai Asisten I. dan untuk Asisten II yang selama ini dipegang Drs. Saifuddin Azis kini beralih ke tangan LM Arif Rais SE MSi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadispenda Kota Bau-Bau.

Sedangkan untuk jajaran eselon III diantaranya Hasan Ginca SE M Si mantan Kabid hubungan antar lembaga dan kesbang dan linmas dipercaya sebagai Kepala satuan polisi pamong praja, Abdul Karim S Pd mantan staf Pemkot Baubau dipromosi sebagai Camat Murhum, Drs Yakub Kabid mantan demokratisasi dan penanganan masalah actual badan kesbang dan Linmas dipercaya sebagai Camat Bungi dan Zarta SE mantan Kabag tata usaha Dinas Pendapatan menjadi Camat Lea-Lea.

Walikota Baubau MZ Amirum Tamim mengungkapkan, sekarang ini unit-unit kerja masih menempati bangunan kantor bekas gedung-gedung sekolah, terminal dan garasi. Karena itu, merupakan tantangan yang semakin berat ke depan yang tentunya hasil kerja aparat banyak ditunggu oeh masyarakat.

Amirul sangat bangga dengan semangat kerja yang ditunjukkan oleh unit-unit kerja yang tidak pernah mengeluh meskipun dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana kantor guna memenuhi tuntutan masyarakat."Tidak usah banyak mengeluh dan harus optimis karena kita punya potensi yang besar untuk memajukan daerah ini,"ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana perkantoran yang masih terbatas tambah Amirul maka pihaknya kini telah membenahi gedung eks kantor rumah sakit umum Baubau untuk digunakan sebagai kantor beberapa unit kerja.

Meski demikian, pelantikan kali ini disebut-sebut sebagai mutasi Jilid I pemerintahan Amirulhak, sebab perombakan untuk segenap pejabat eselon IV masih akan berlanjut dalam waktu dekat (Kepres/zah)

BAU-BAU KOTA SEMERBAK

Dalam rangka menuju Kota Bau-Bau yang "SEMERBAK" Kota Bau-Bau senantiasa berbenah diri. Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bau-Bau sebagai salah satu elemen Pemerintah Kota Bau-Bau bersama-sama dengan instansi terkait seperti Dinas Tata Kota dan Bangunan Kota Bau-Bau, Kantor Sekretariat Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Bau-Bau secara terus menerus melakukan pengawasan dan penertiban pada setiap bangunan yang tidak/belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) guna menata Kota Bau-Bau menjadi lebih indah dan menawan.


Daerah

Kantor Walikota Jadi Ajang Rekreasi Warga Bau-Bau
Oleh : Hamzah

Kabarindonesia — Kemegahan Kantor Walikota Bau-Bau Sulawesi Tenggara yang bertengger di puncak Bukit Palagimata kini menjadi daya tarik wisata tersendiri di kota yang berjuluk “Bau-Bau Semerbak’ ini. Bagaimana tidak, sejak terbangun tahun 2005 silam dan resmi digunakan 17 Agustus 2007 lalu hingga saat ini ramai dikunjungi warga sekedar untuk berekreasi.

Sabtu akhir pekan kali ini (4/9) sekitar 500-an warga memadati kawasan kantor Walikota Bau-Bau. Mereka sekedar menikmati kemegahan gedung ini hingga panorma sunset di Teluk Bau-Bau. Maklum, dari kawasan ini kita dapat menyaksikan matahari terbenam dengan mata telanjang, lebih indah lagi karena kawasan perkantoran ini memiliki pelataran seluas 2 hektar yang dilengkapi dengan fasilitas anak tangga yang menghadap langsung ke teluk Bau-Bau.

“Tiap sore, pelataran kantor walikota ramai oleh pengunjung untuk sekedar berwisata, kami memberi ruang kepada mereka sepanjang mereka juga bisa menjaga kondisi keamanan di kawasan ini,” ujar Bambang Ekalaya, seorang Provost Polisi Pamong Praja Kota Bau-Bau, yang setiap harinya bertugas memantau kawasan ini.

Ramainya kunjungan warga ke kawasan ini, memang sengaja didesain oleh Walikota Drs MZ. Amirul Tamim, M.Si bukan hanya sekedar pelayanan kepada warga, tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi yang dapat digunakan warga untuk berekreasi. Lebih dari itu, fungsi kantor ini juga dapat menarik arus urban penduduk yang selama ini terpusat di satu titik. Yang mengakibatkan kepadatan, dan munculnya masalah sosial lainnya.

“Memang didesain seperti itu, sebagai pusat pelayanan pada masyarakat, dan juga bernilai seni sehingga menjadi kawasan publik baru bagi kota ini” papar Drs Sadarman, M.Si, Kepala Kantor Infokom dan Pengolahan Data Kota Bau-Bau.

Lebih dari itu, kawasan Palagimata juga terus di desai oleh pemerintah setempat sebagai kawasan ‘Kota Baru’ di kota ini dalam pengembangannya sebagai calon ibukota Provinsi Buton Raya yang di wacanakan masyarakat di kawasan Pulau Buton dan sekitarnya. (**)

Kamis, 02 Juli 2009

PROVINSI BUTON RAYA DIGAUNGKAN DI PAPUA

Wacana pembentukan Provinsi Buton Raya ternyata bukan hanya menjadi konsumsi masyarakat yang mendiami wilayah Buton, Wakatobi, Buton Utara, dan Muna, atau masyarakat dari daerah itu yang tersebar di wilayah Sultra. Tapi juga menjadi wacana masyarakat Buton dan sekitarnya yang berada di Papua dan Maluku. Bahkan mereka menggaungkannya melalui kegiatan seminar bertajuk "Pemikiran Perantau Asal Buton dan Muna Untuk Mewujudkan Propinsi Buton Raya”.


Seminar nasional sehari itu digagas Masyarakat Buton dan Muna di Sorong yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Sulawesi Tenggara (IKA SULTRA), akan berlangsung Sabtu, (8/3) mendatang di Hotel Mariat, Sorong Papua Barat.

Ketua Panitia Pelaksana, Nasir La Apa SPd SH, melalui telepon dari Sorong menjelaskan, seminar nasional ini dilatarbelakangi adanya wacana dan aspirasi yang berkembang di masyarakat, tentang keinginan bagi pemekaran Provinsi Sultra menjadi dua provinsi yakni Provinsi Buton Raya.

"Dari pada masalah ini hanya sekedar menjadi wacana, maka masyarakat Buton dan Muna di perantauan menjaring aspirasi ini melalui kegiatan seminar, supaya lebih fokus dan terarah. Tentu melalui seminar akan lahir berbagai pemikiran dan konsep bagaimana mewujudkannya," kata Nasir La Apa.

Nasir menguraikan, secara umum kegiatan ini bertujuan; pertama, mengumpulkan respon dan aspirasi Masyarakat di tanah Papua dan Maluku terhadap pembentuk Propinsi Buton Raya. Kedua, merumuskan hasil seminar dan rekomendasinya menjadi dokumen yang merangkum wujud aspirasi dan tanggapan masyarakat Buton dan Muna perantauan untuk kemudian diserahkan pada pihak yang berkompoten seperti, DPR RI, DPD-RI, DPRD propinsi dan kabupaten serta pemerintah pusat dan daerah.

Seminar Nasional ini akan menampilkan nara sumber yang berasal dari wakil rakyat, pemerintahan, pakar, tokoh masyarakat, perempuan, dan generasi muda. Dari wakil rakyat, tampil sebagai nara sumber yakni anggota DPR-RI asal Sultra, Arbab Paproeka SH, dan anggota DPD-RI Asal Maluku, Midin Lamani SH.

Mewakili pemerintah yakni, Walikota Bau-Bau, Drs. MZ Amirul Tamim MSi dan tokoh masyarakat asal Sultra yang menjabat Wakil Bupati Seram Bagian Barat, H La Kadir SH. Sedangkan para pakar yang jadi nara sumber yakni, Prof Dr Ir Dietriech G Bengen DEA (Guru Besar IPB Bidang Pembangunan Pulau-Pulau Kecil), Prof Dr La Pona MSi (Pakar Pemerintahan), Dr Sumbangan Baja (Pakar Perencanaan Wilayah), Dr Yusri (Pakar Network dan Pemberdayaan Masyarakat), dan La Kamis SH MH (Pakar Hukum).

Selain itu, H. La Dena (Tokoh Masyarakat Sultra di Papua), Dr. Mujur Muif (Yayasan Kalalite), Drs. Arifin Tapioihu M.Si (Akademisi Asal Sultra di Maluku), Ayunda Nurhaya Umar SH (Tokoh Perempuan asal Sultra di Papua), dan Ir Safril MSc. (Tokoh Generasi Muda).

Rencananya kegiatan yang dimoderatori Muh. Rasman Manafi SP. M.Si dan Jumwal Shaleh SP itu akan dihadiri peserta dari kalangan, Pemda dan legislatif provinsi, kabupaten, kota se-Sultra, anggota DPR-RI dan DPD-RI asal Sultra, tokoh masyarakat Sultra di Papua dan Maluku, serta tokoh pemuda dan perempuan di Papua dan di Maluku. (sumber : kepres)

Pemkot Bau-Bau akan Bangun Perumahan MBR dan PNS

Selasa, 19 Mei 2009

Menjawab kebutuhan perumahan masyarakat ke depan, maka Pemkot Bau-Bau akan memberikan peluang kepada developer untuk membangun perumahan yang berlokasi di kawasan-kawasan permukiman baru dan Kota satelit. Bahkan, dalam waktu singkat melalui Program New Site Development (NSD) akan dibangun perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Demikian dikatakan Walikota Bau-Bau Drs. MZ Amirul Tamim M.Si usai bertemu dengan General Manager Regional VII Perum Perumnas wilayah Sulawesi, Maluku, Papua Drs Aucke Aulia K di rujab Walikota Bau-Bau Rabu malam (22/4). Perumnas merupakan salah satu calon developer yang berminat untuk melakukan pembangunan perumahan MBR tersebut.

Rencananya menurut Walikota Bau-Bau MZ Amirul Tamim, setelah dibangun 2 blok rumah susun sederhana di Wameo yang akan selesai masa pembangunannya pertengahan 2009 ini, selanjutnya pada tahun 2009 ini pula akan dibangun 124 unit rumah untuk Masyarakat yang berpendapatan kurang dari 2,5 juta rupiah perbulan dan belum memiliki rumah , sebab pihaknya tidak menutup mata untuk ini. “Dan perumahan yang rencananya akan dibangun ini harus selesai pada tahun ini juga. Pasalnya, bagi beberapa developer Kota Bau-Bau dipandang pasar yang menarik. Apalagi, developer eksisting sudah kewalahan karena permintaan begitu tinggi,”ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya kini tengah menjajaki kerja sama tripartit yang melibatkan pemerintah daerah, Developer dan BTN dengan tentu Perumnas harus memaparkan dengan proposal dan coba menekan biaya perumahan yang murah dan bisa dijangkau oleh MBR dan PNS.

Mengenai lokasi pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan PNS, Amirul mengakui harus sesuai dengan arahan tata ruang yang sudah dibagi dalam 6 BWK. Sehingga, akan dilihat berapa masyarakat yang akan membutuhkan rumah, kalangan masyarakat mana apakah pegawai, buruh, petani atau pedagang kaki lima. Dan pada jangka waktu tertentu kebutuhan rumah warga Bau-Bau bisa terpenuhi dalam keadaan kategori layak huni.

Oleh sebab itu, orang nomor satu di Kota Bau-Bau ini berencana pembangunan perumahan untuk MBR dan PNS tersebut akan ditempatkan di Palagimata, Surawolio dan Lea-Lea untuk menjadi pelopor bagi pembangunan lainnya. “Kita juga punya Kasiba-Lisiba yang nantinya akan di plot-plot. Akan tetapi satu yang diakui Perumnas yakni semua ruang sudah bisa dijangkau dengan kendaraan dan nilai jualnya tinggi,”ungkap Amirul.

Sementara itu, General Manager Regional VII Perum Perumnas Drs. Aucke Aulia K mengaku kewalahan dengan banyak masyarakat yang berminat memiliki rumah yang dibangun oleh Perum Perumnas. Bahkan, ada tanah Perum Permunas yang ada di Waruruma sudah dibangun habis untuk perumahan. Padahal, masyarakat yang berminat untuk dibangunkan rumah dalam 3 bulan terakhir luar biasa meski Perum Perumnas takut tidak bisa mewujudkan keinginan masyarakat tersebut.

Namun demikian, setelah pihaknya bertemu dengan Walikota Bau-Bau MZ Amirul Tamim, ternyata Pemkot Bau-Bau punya tanah untuk lokasi pembangunan perumahan. Karena itu, akan dibuat bisnis plane apakah harga tanah yang dibangun tersebut bisa terjangkau masyarakat dan kalau misalnya disetujui maka pertengahan 2009 sudah mulai dibikin perencanaan. “Pemkot Bau-Bau bantu 10 hektar sehingga bila 1 hektar 50 rumah maka bisa terbangun 500 unit rumah bisa terbangun yang lokasinya di Palagimata yang merupakan sentra pemukiman baru,”tukas Aucke Aulia.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk tahap pertama yang akan dibangun yakni tipe rumah bersubsidi yang harga maskimun Rp 55 juta karena ini non profit sama-sama plat rumah untuk membangun rumah masyarakat yang menengah ke bawah dengan penghasilan gaji minimal Rp 1.650.000 per bulannya. (sherland@ys)

KEGIATAN KESAMAPTAAN


Setiap hari Sabtu semua personil Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bau-Bau bersama-sama dengan keluarga anggota melaksanakan kegiatan olahraga senam dihalaman Kantor SATPOL-PP Kota Bau-Bau, guna meningkatkan stamina setiap personil dan memperkuat tali silaturahmi sesama anggota dan keluarganya. (sherland@ys)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More